Pasar pembalap F1: Menjelaskan kegagalan Oscar Piastri dan Alpine dan apa artinya bagi grid 2023

Apa yang diawali dengan beberapa surprise Sebastian Vettel dan Fernando Alonso, sudah beralih menjadi dua team yang nampaknya merebutkan bintang muda yang naik daun; cerita Oscar Piastri, Alpine versus McLaren, dan apakah arti untuk Daniel Ricciardo dan grid 2023.

Pasar rider Formulasi 1 sudah meledak jadi sinetron tinggi susul penghinaan Alpine yang hebat dari Oscar Piastri, yang membuat team Prancis dalam limbo, dan kami dengan beberapa pertanyaan mengenai apa yang hendak terjadi seterusnya untuk tahun 2023.

‘Musim konyol’ sudah datang dengan benar dan baik, jadi silahkan kita terangkan bagaimana kita sampai di sini lewat beberapa surprise Sebastian Vettel dan Fernando Alonso, penampikan yang mengagetkan dan bagaimana McLaren dan Daniel Ricciardo ada pas di tengahnyanya.

F1 tahun 2023: Siapakah yang berkendara di mana musim depan?

Kami sudah lama ketahui jika ke-3  team paling atas mempunyai daftar pemain yang berisi untuk 2023, sementara akhir minggu GP Hungaria yang penuh informasi memberikan kami semakin banyak verifikasi mengenai grid musim depan.

Pensiunnya Sebastian Vettel buka ruangan di Aston Martin, yang selekasnya, dan mengagetkan, berisi juara dunia double yang lain di Fernando Alonso.

Itu melepaskan ruangan di Alpine, yang mereka berpikir mempunyai jalan keluar cepat mereka sendiri saat umumkan promo Oscar Piastri – walau pembalap Australia berperingkat tinggi itu membalasnya dengan bersikukuh jika ia tidak berkendara di situ.

Keperginya Alonso yang mengagetkan dari Alpine ke Aston Martin, yang sekarang ini ada di posisi lima dan 79 point tambah jelek di kejuaraan, disebabkan karena konflik kontrak, dengan baju Silverstone lebih siap untuk memberi kontrak multi-tahun untuk pria berumur 41 tahun itu. diharapkan.

Ini sudah pasti mengagetkan Alpine, walau ada untuk pecahkan salah satunya permasalahan mereka. Team yang dipunyai Renault telah pikirkan masa datang Piastri, pembalap cadangan mereka dan juara bertahan Formulasi 2, dan nampaknya akan coba dan menemukannya bangku di lain tempat, kesusahan yang mereka dalami tahun kemarin saat coba dan tidak berhasil.

Keluarnya Alonso buka bangku yang bersaing, dan Alpine mempunyai sopir yang paling bersaing dan menanti. Simpel, kan?

Alpine umumkan Piastri pada Selasa sore, walau alis terangkut karena beragam argumen. Pertama, informasi itu tiba cuma beberapa saat sesudah bos team Otmar Szafnauer menjelaskan jika tidak ada persetujuan. Tayangan jurnalis dikeluarkan di larut malam di Australia – bukan yang terbaik untuk traksi dan support rumah – dalam pada itu tak pernah betul-betul memakai kata ‘ditandatangani’, tetapi ‘dipromosikan’. Yang paling aneh dan meresahkan, tidak ada cuplikan yang diikutkan dari Piastri sendiri.

Kami tak perlu menanti lama untuk memperoleh reaksi Piastri, dan itu bukan yang diharap Alpine.

“Aku pahami jika, tanpa kesepakatan aku, Alpine F1 sudah keluarkan tayangan jurnalis sore hari ini jika aku berkendara buat mereka tahun depannya,” catat Piastri di sosial media.

“Ini salah dan aku belum tanda-tangani kontrak dengan Alpine untuk tahun 2023. Aku tidak berkendara untuk Alpine tahun depannya.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.